Iin Indriyati

Guru di GagasCeria Bandung. Asal Cirebon. Suka jalan-jalan, nonton film Korea, buat kristik, mengabadikan alam lewat foto dan tulisan. Penyuka bintang, langit...

Selengkapnya
Namaku Ni

Namaku Ni

Begitu mendengar kata 'buku sejarah' pasti yang terbayang oleh saya adalah 'membosankan' dan 'berat'. Suatu hari, seorang kenalan memberikan sebuah buku yang berjudul 'Namaku Ni'. Tentu saja saya tertarik untuk membacanya.

Buku ini berkisah tentang sejarah R.A. Kartini yang dikemas dengan bahasa anak. Ringan. Tidak membosankan. Tidak seperti sedang membaca sejarah padahal sedang membaca sejarah karena bentuknya cerita. Poin sejarahnya buat saya sih dapat dicerna. Kenakalan-kenakalan Kartini kecil juga dimunculkan sehingga mendekatkan sejarah dengan karakteristik anak-anak yang menjadi target pembaca buku ini.

Dalam buku ini juga diceritakan tentang masa kecil Kartini sampai beliau dewasa, keinginannya untuk terus belajar, cita-cita dan perjuangannya agar wanita Indonesia bisa belajar, kehidupan sosial, dan keluarganya. Hal-hal yang tidak diceritakan dalam buku-buku sejarah tentang Kartini, di sini diulas sehingga kita dapat melihat sisi lain kehidupan Kartini. Terima kasih, Ibu Kartini karena sudah mengubah perspektif pendidikan kita. ***

Terima kasih buat Kak Dewi Tetum Bunaya, teman sekelas di Kelas7A cerita anak @gerakan_1week1book yang sudah menghadiahi Elmuloka dengan buku ini. Resensi ini juga terdapat dalam instagram @Jo_iin .

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Betul bunda, judulnya saja pun sudah sangat menarik. Tidak terkesan sebagai buku sejarah yang membosankan. Salam literasi dari Medan. Salam sehat dan sukses selalu, barakallah...bunda.

13 May
Balas

Aamiin. Salam kenal dari Bandung, Bu. Semoga Ibu juga dalam keadaan sehat selalu.

14 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali